Cara Cepat Membuat Blog di DomaiNesia

Cara Membuat Blog – Beberapa hari yang lalu, seorang kawan bertanya kepada saya lewat akun Instagram, bagaimana cara cepat menjadi seorang blogger profesional? Well, jawabannya bisa jadi sangat tergantung dengan apa yang ia maksud dengan profesional.
Jikalau ia meyakini professional blogger adalah seseorang yang serius menulis di blog sehingga menggantungkan seluruh atau sebagian sumber pendapatannya dari sana, maka caranya hanya ada dua: memiliki blog pribadi dan mau mempelajari bagaimana cara blog bekerja. Itu saja.
Mungkin kalian bertanya, apakah tidak cukup dengan memiliki blog pribadi saja? Mengapa pula harus mengerti bagaimana cara blog bekerja? Alasannya sederhana.
Pada era digital seperti sekarang ini, saya yakin semua orang bisa mempelajari cara membuat blog dengan mudah. Tutorialnya tersedia di mana-mana. Penyedianya pun tidak hanya satu saja. Ada WordPress, Blogger, atau Medium yang bisa kalian manfaatkan untuk membuat blog secara cuma-cuma.
Akan tetapi, itu baru blogger biasa. Kalau ingin menjadi profesional blogger, maka kalian juga mesti mau bersusah payah mempelajari bagaimana tata cara website atau blog bekerja. Yah, minimal paham mengenai domain dan hosting, sehingga mengerti apa manfaat keduanya bagi perkembangan blog kalian.
Oke. Mari kita jabarkan satu per satu.
Pertama, perihal domain atau alamat website. Nama domain yang berasal dari penyedia blog gratis pasti memiliki tambahan nama yang menunjukkan identitas situsnya sendiri. Contohnya “www(dot)nama(dot)blogspot(dot)com” pada Blogger atau “www(dot)nama(dot)wordpress(dot)com” pada WordPress.
Nama domain seperti contoh di atas akan menyulitkan pembaca dalam menghapal alamat website kalian. Alhasil, nilai keterbacaan blog (pageviews) yang kerap menjadi taruhannya.
Bandingkan bila kalian menggunakan top level domain (TLD). Embel-embel “blogspot” atau “wordpress” di ujung nama domain akan hilang. Contohnya seperti domain blog yang sedang kalian baca ini, yakni “www(dot)nodiharahap(dot)com”. Sudah pasti, pembaca lebih mudah mengingatnya dan gampang ditemukan di mesin pencari (search engine) seperti Google.
Kedua, mengenai hosting. Bagi yang masih asing dengan istilah hosting, jangan khawatir. Biar saya jelaskan terlebih dahulu.

Analogi Struktur Website

Bila diibaratkan dengan sebuah rumah, hosting layaknya lahan/petak tempat di mana rumah berdiri. Website berperan sebagai rumahnya, blog (artikel) merupakan perabotan/isi rumah, sedangkan domain berfungsi seperti alamat rumah.
Nah, untuk membangun website/blog yang berkualitas, maka hosting memegang peranan yang sangat penting. Mengapa? Karena salah memilih penyedia hosting, bisa-bisa blog kalian akan terjangkit penyakit akut: loading time lama.
Jujur saja, pasti kalian pernah mengalaminya. Ketika hendak singgah ke sebuah website, layar malah berputar-putar dan laman utama tidak kunjung menampakkan wujudnya, meskipun paket data sudah terisi penuh.
Nah, kondisi seperti ini bisa jadi karena website yang dituju tidak menggunakan hosting yang andal. Ketika itu terjadi pada blog kalian, maka hasilnya bisa diterka: pengunjung akan berpindah ke blog lain. Sedih!
Kalau sudah paham kedua hal tadi, tinggal satu pertanyaan yang tersisa. Bagaimana cara memiliki TLD yang didukung dengan hosting jempolan sekaligus?
Jawabannya sederhana. Gunakan saja paket hosting DomaiNesia. Hanya dengan tiga langkah mudah, maka kalian sudah bisa memiliki TLD dengan hosting terbaik dan siap menjadi blogger profesional.
Penasaran? Makanya jangan buru-buru pindah laman. Simak langkahnya dalam beberapa ratus kata ke depan.

Langkah Pertama: Pilih Paket Hosting WordPress DomaiNesia

DomaiNesia menyediakan Paket Hosting WordPress untuk kalian yang ingin memiliki blog profesional tanpa perlu berpikir panjang. Baik website, domain, dan hosting sudah digabung dalam satu paket. Selain lebih ringkas, Paket Hosting WordPress tentunya lebih murah dibandingkan dengan ketika kalian membelinya secara terpisah.
Paket Hosting WordPress dari DomaiNesia juga memiliki beragam fitur canggih. Pertama, fitur Instant Deploy, yang akan memastikan blog langsung bisa digunakan seketika setelah aktif. Dengan fitur ini, kalian tidak perlu repot-repot melakukan instalasi, sebab semuanya sudah diurus oleh DomaiNesia.
Kedua, WordPress Akselerator. Fitur ini berfungsi untuk mempersingkat waktu loading time website, sehingga memberikan pengalaman akses blog yang lebih cepat. Meski sedang dikunjungi banyak pembaca, website akan tetap terasa ringan.

Fitur Unggulan Hosting DomaiNesia

Ketiga, Monitor Keamanan. DomaiNesia memberikan perlindungan ekstra pada blog kalian dengan cara menyediakan update, anti-virus, anti-malware, serta menutup berbagai celah keamanan.
Keempat, Backup Harian Otomatis. Fitur ini berguna untuk mencegah risiko kehilangan data pada website. Bila kalian sebelumnya telah memiliki blog WordPress, maka DomaiNesia juga siap membantu memindahkan data lewat fitur yang kelima, yaitu Migrasi Situs Web.
Terakhir, Garansi Uang Kembali. Bila tidak puas, DomaiNesia akan memberikan garansi uang kembali 100% selama 10 hari. Nyaman, kan?

Langkah Kedua: Tentukan Paket Sesuai Kebutuhan
Ada empat Paket Hosting WordPress yang bisa kalian pilih sesuai dengan kebutuhan. Masing-masing paket memiliki kapasitas penyimpanan data yang berbeda-beda. Semakin besar ruang simpan, maka semakin banyak pula item yang dapat kalian tampilkan di blog kalian.
Ada Paket Super dengan kapasitas ruang penyimpanan sebesar 2 Gigabyte (GB), yang dibanderol dengan harga Rp32.000 per bulan. Ada pula Paket Monster dengan kapasitas penyimpanan hingga 5 GB, yang dijual dengan harga Rp64.000 per bulan.
Bila keduanya tidak cukup, kalian bisa berlangganan Paket Mikro seharga Rp80.000 per bulan dengan kapasitas ruang penyimpanan sebesar 6 GB. Selain itu, ada pula Paket Mega senilai Rp160.000 per bulan dengan kapasitas penyimpanan 12 GB.
Seluruh paket yang ditawarkan telah dilengkapi dengan unlimited bandwidth, website, email, akses SSH, dan domain. O ya, DomaiNesia juga memberikan pilihan waktu berlangganan yang cukup fleksibel. Mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan saja.
Menarik, bukan? Bila masih penasaran, silakan teliti kembali infografis di bawah ini.

Paket Hosting DomaiNesia


Langkah Ketiga: Bayar dan Tayang
Ketika sudah selesai menentukan nama domain dan waktu berlangganan, maka langkah terakhir adalah membayar. Untuk urusan yang satu ini, DomaiNesia menyediakan beragam metode pembayaran.
Kalian bisa transfer lewat Bank Mandiri, BCA, BNI, atau melalui kartu kredit berlogo Visa dan MasterCard. Metode pembayaran non-konvensional lainnya juga ada, seperti PayPal, Virtual Account, hingga membayar tunai di kasir Alfamart.
Sudah selesai urusan bayar membayar, maka tim teknis DomaiNesia akan segera menyiapkan blog kalian. Dari pengalaman saya berlangganan DomaiNesia, tidak sampai satu jam, blog WordPress sudah bisa kalian gunakan. Cepat, bukan?
Nah, kalau blog sudah bisa diutak-atik, maka langkah berikutnya adalah memilih tema blog. WordPress menyediakan berbagai template tema, baik gratis maupun berbayar, yang bisa kalian gunakan sesuai dengan niche blog yang akan dibangun.
Terakhir, kalau tampilan blog sudah ciamik, maka langkah selanjutnya adalah menyusun artikel yang menarik. Jujur saja, blog akan terasa hambar bila tidak ada tulisan yang memikat.
Sebab para blogger berpengalaman percaya dengan istilah “content is king”. Sebagus apa pun tampilan blog, kalau tidak didukung dengan konten yang baik, maka pembaca akan enggan berkunjung ke blog.
Maka, ketika kalian memutuskan berlangganan di DomaiNesia, kalian bisa lebih fokus menghasilkan karya terbaik. Sebab perkara teknis seperti hosting, domain, keamanan, hingga website, seluruhnya sudah diurus oleh DomaiNesia. Cita-cita menjadi professional blogger pun menjadi selangkah lebih cepat.
Jadi, bagaimana? Sudah tertarik berlangganan di DomaiNesia?[NH]

***



“Hari Sabtu minggu depan ngajar nulis di Semarang mau ga, Nod?” Suara Rafael terdengar bersemangat dari balik gagang telepon kantor.
Jikalau ada orang yang mengenal saya lewat akun Instagram, lantas ia beranggapan bahwa saya jago menulis, tentu saja saya tidak heran. Sebab saya memang sengaja menampilkan deretan prestasi kepenulisan di akun media sosial. Namun tatkala ada rekan sejawat di kantor yang meminta saya mengajar ilmu kepenulisan, bagi saya, ini baru luar biasa.
“Kalau Bapak El sudah memerintah, saya harus menjawab, siap laksanakan!” canda saya kepada Rafael sekaligus menerima tantangan yang ia suguhkan.
Dan tepat pada Jumat sore, terbanglah saya ke Semarang dengan membawa sebuah laptop dan segudang harapan.
***
Jujur saja. Bagi saya, menulis memang telah menjadi makanan sehari-hari. Di kantor, tiada hari tanpa menulis. Ada kajian, laporan, hingga analisis penuh grafik dan deret angka yang harus saya rampungkan.
Maklum saja, kantor saya memang berkutat di bidang ekonomi dan keuangan. Jadi, mata saya sudah terbiasa memindai ribuan aksara dan angka saban hari kerja.
Sepulang kerja sama saja. Saya terbiasa menganggit berbagai artikel pada malam hari atau akhir pekan. Entah untuk kepentingan lomba blog, merangkai opini di surat kabar, mengisi kolom untuk majalah kantor, atau sekadar mengeluarkan unek-unek yang terpendam.
Kalau berhasil menang lomba, ya, alhamdulillah. Tatkala tulisan saya tembus di koran lokal, tentu saja saya bangga. Jangankan kedua hal tadi. Bila ide sudah tersalurkan lewat untaian kata dan titik terakhir kelar ditaja, saya juga sudah sangat bergembira.


Walaupun terbiasa menulis, akan tetapi mengajar ilmu kepenulisan itu bagaikan dimensi yang jauh berbeda. Sebab jika biasanya tulisan saya digunakan untuk kepentingan pekerjaan dan hobi semata, kini saya harus mengajari para penulis kantoran.
Letak perbedaan sebenarnya ada pada ihwal kebenaran. Jikalau salah ketik (typo) atau alpa menaruh titik pada karya tulis sendiri, tentu hanya saya yang merasakan efek negatifnya. Dikoreksi atasan atau gagal menjuarai lomba adalah dua contoh dampak yang ditimbulkan. Setelahnya, hanya tersisa dua hal: bersabar dan mau kembali belajar.
Namun jikalau saya sampai salah mengajari ilmu menulis, maka imbasnya bisa ke mana-mana. Konsekuensinya, peserta yang saya ajari bisa keliru mengudar kata-kata atau kalimat berbahasa Indonesia. Lebih-lebih, mereka adalah pengelola konten situs intranet kantor perwakilan dari seluruh Indonesia. Kalau sudah begini, tentu citra diri dan karier saya yang menjadi taruhannya.
Maka, berangkat ke Semarang dan menerima tugas mengajar bukanlah sebuah hiburan. Ini adalah tantangan yang wajib saya tuntaskan. Rasa gugup dan galau tentu saya rasakan. Namun, berbekal ilmu dan pengalaman yang jauh dari kata asal-asalan, saya tampil percaya diri di depan podium dan memulai pelajaran.



Assalamualaikum. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Perkenalkan, nama saya Adhi Nugroho, biasa dipanggil Nodi. Hari ini kita akan sama-sama belajar tentang Resep Meracik Kata,” tutur saya membuka sesi presentasi sambil memegang pengeras suara.
“Mengapa bukan Kiat Menulis yang Baik dan Benar atau Delapan Cara Menulis Popular? Tentu ada alasan mengapa materi ini saya beri judul Resep Meracik Kata.” Sengaja saya pancing dengan pertanyaan sederhana demi merangsang otak pemirsa agar mulai bekerja.
“Teman-teman sekalian, judul adalah wajah dari tulisan. Jikalau indah dibaca dan enak didengar, maka pembaca akan tergugah masuk ke dalam. Dengan memilih judul yang tepat, niscaya pembaca mudah larut dalam nikmat.”


Mata saya mulai menyapu audiens dari pojok kanan hingga sudut kiri. Saya biarkan aula diliputi keheningan, agar peserta larut dalam konstruksi gagasan yang saya kemukakan.
“Supaya teman-teman tertarik, akhirnya materi ini saya beri tajuk Resep Meracik Kata. Dalam dua jam ke depan, kita akan belajar tiga hal. Pertama, kiat menumbuhkan motivasi menulis, kemudian teknik merangkai paragraf yang menarik, dan terakhir ragam salah kaprah yang acapkali dilakukan penulis. Sekarang, mari kita mulai bagian pertama.”
Raut wajah peserta mulai tampak serius. Sebagian lagi mengangguk-ngangguk. Pandangan yang tadinya diarahkan ke laptop, kini mereka tujukan ke depan panggung, tempat saya bernaung.
Kesuksesan ice breaking di awal presentasi membuat rasa gugup saya hilang tak berbekas. Sejurus kemudian, lisan saya langsung pandai memainkan perannya dalam melantangkan kata-kata. Habis bagaimana lagi, pada dasarnya saya memang suka bercuap-cuap, sih. Hehehe.
Kawan, tentu tidak semua materi di Semarang akan saya ulas di sini. Selain memang sifatnya terbatas, saya juga khawatir nanti kalian bosan dan keburu pindah laman. Percayalah, presentasi berdurasi dua jam sangat sulit diurai dalam 1.500—2.000 kata saja.
Namun tenang saja. Jangan buru-buru kecewa. Sebab ada satu perkara istimewa yang bisa saya bagikan untuk mengembangkan kemampuan menulis kalian. Ya, apalagi kalau bukan ragam kekeliruan dalam menulis?
Dari sana, kita bisa belajar memilih kata yang benar, bukan pasaran. Jadi, mari kita tajamkan pensil dan renggangkan jari-jemari.
Sudah siap? Yakin? Oke. Sekarang coba perhatikan gambar di bawah ini.


Di antara ketiga gambar tersebut, manakah kalimat yang benar? Pertama, kedua, atau yang ketiga? Yang jelas hanya ada satu jawaban yang tepat.
Tatkala saya tanyakan hal yang sama kepada para peserta ajar, mereka terbagi menjadi tiga kubu. Sebagian besar menjawab nomor satu. Sisanya mengacungkan tangan sembari meneriakkan nomor dua dan tiga. Maka, sebagian dari mereka sudah pasti ada yang keliru.
Sebelum saya beri tahu jawabannya, coba kita renungkan sejenak. Ternyata di antara kita masih ada yang salah kaprah memilih kata pada perkara yang terlihat sederhana, seperti menyewakan rumah. Sekali-kali, jalanlah keliling komplek perumahan. Saya berani bertaruh kalian akan menemukan banyak kekeliruan seperti contoh gambar di atas.
Jadi, kata mana yang tepat digunakan ketika pemilik rumah ingin menyewakan rumahnya? Oke. Jawabannya ada pada kalimat berikut ini. Silakan teliti sepenuh hati.


Jelas, ya! Kalau mau menyewakan rumah, kata yang tepat diterakan pada papan pengumuman adalah “dikontrakkan”, bukan “di kontrakan” apalagi “dikontrakan”. Hati-hati! Sebab salah memilih kata bisa berujung kekeliruan makna.
Bagi sebagian orang, kekeliruan seperti itu mungkin terlihat sederhana. Tidak perlu terlalu diumbar-umbar atau dibesar-besarkan. Namun sebenarnya, ini adalah anggapan yang sangat keliru. Bahkan sangat fatal bagi kelestarian bahasa Indonesia.
Sekarang, coba kita bayangkan. Kalau kekeliruan itu berasal dari lembaga pemerintah, wakil rakyat, atau tokoh publik nasional, maka potensi ditiru oleh orang banyak akan semakin besar. Ujung-ujungnya, masyarakat akan semakin terjerumus ke jurang kesalahan yang lebih dalam.
Padahal, sesuai UU No.24/2009, bahasa Indonesia difungsikan sebagai bahasa komunikasi tingkat nasional dan media massa. Saban peringatan Sumpah Pemuda, kita juga selalu menggaungkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa. Maka, miris rasanya tatkala kita keliru berbahasa Indonesia, hanya karena malas mempelajarinya.
Pada titik ini, para peserta di Semarang bertanya. Apakah ada tokoh publik yang keliru berbahasa Indonesia?
Sayangnya, jawabannya ada. Saya pun langsung menampilkan opini saya dalam surat kabar Tribun Manado 20 dan 21 Maret 2019, di depan layar presentasi. Kalian juga boleh baca, kok. Silakan!


Jujur saja, ketika menampilkan gambar di atas, saya langsung merasa #AutoKeren. Hehehe.
Mengapa? Bukan karena keberhasilan saya mengkritik cara berkomunikasi pemimpin bangsa dengan cara yang baik, benar, dan elegan. Sama sekali bukan. Tetapi karena saya berhasil meluruskan pemahaman puluhan peserta yang hadir pada saat itu tentang bagaimana semestinya bahasa Indonesia digunakan.
Nanti dulu. Sepertinya bukan hanya para peserta ajar saya di Semarang yang tercerahkan. Mungkin juga kalian para pembaca dan juri yang sedang menilai artikel ini. Benar, kan?



Lantas, bagaimana dengan seorang blogger? Apakah wajib menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar? Kalau itu, saya kembalikan kepada kalian. Kalau kalian tanya saya, jawabannya sudah jelas, bukan?
Nah, peran blog tentu tidak bisa dikesampingkan dari upaya meluruskan kekeliruan berbahasa Indonesia. Sebab pada era digital, segala informasi bisa dicari lewat Google. Jikalau blog yang tampil di halaman pertama keliru memilih kata, maka pembaca bisa ikut-ikutan terjerumus dalam kesalahan berbahasa.
Sebaliknya juga demikian. Apabila blogger mau meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesianya, maka sudah tentu bangsa ini akan cepat tercerahkan. Pembaca tidak perlu membolak-balik halaman surat kabar nasional bila memerlukan informasi yang baik. Cukup mengetik beberapa kata kunci di mesin pencari, maka artikel dengan ulasan apik dan tutur bahasa yang tepat, bisa segera didapatkan.
Itu baru urusan konten dan kata. Belum urusan penyedia hosting, yang bila salah pilih, juga tak kalah berbahaya. Loading time lama, server jebol, sering diserang spam, hingga diping-pong helpdesk saat terjadi gangguan adalah sekelumit kisah bila kalian menggunakan penyedia hosting abal-abal.
Nah, supaya konten dan tutur kata di blogpost yang sudah ciamik tidak terganggu dengan berbagai masalah tadi, maka pilihlah penyedia hosting yang terpercaya. Salah satunya adalah Jagoan Hosting yang memberikan segudang keunggulan supaya blog kalian seketika menjadi #AutoKeren.
Penasaran? Makanya jangan buru-buru pindah laman. Simak ulasannya dalam beberapa ratus kata ke depan.



Jagoan Hosting adalah layanan penyedia hosting dan domain murah, serta jasa pembuatan website asal Malang yang telah beroperasi sejak 2007. Layanan besutan PT Beon Intermedia ini telah memenuhi kebutuhan hosting dan domain bagi lebih dari 25.000 pelanggan.
Tentu ada alasan mengapa puluhan ribu pelanggan tersebut mempercayakan website-nya diurusi oleh Jagoan Hosting. Saya mencatat, setidaknya ada lima keunggulan yang dimiliki oleh Jagoan Hosting. Silakan tilik infografis berikut ini.


Pertama, murah. Jagoan Hosting hadir dengan promo yang sulit untuk kalian lewatkan. Ya, apalagi kalau bukan domain dan hosting berkualitas tinggi dengan harga yang sangat miring?
Untuk urusan hosting murah, Jagoan Hosting mengemasnya dalam paket bernama Hosting Kece. Tidak tanggung-tanggung, paket ini dibanderol dengan harga Rp11.000 per tahun. Ya, kalian tidak salah baca: sebelas-ribu-rupiah-per-tahun. Dahsyat, bukan?
Selain itu, Jagoan Hosting juga menyediakan layanan hosting dan domain murah sekaligus, yang dinamakan dengan paket Blogger Kece. Ya, sesuai namanya, paket ini memang sangat cocok bagi blogger yang ingin berkembang di jagat dunia maya.
Sudah, tinggalkan saja domain gratisan yang kalian punya. Kini, sudah saatnya beralih ke top level domain (TLD). Sebab biaya berlangganan paket Blogger Kece ini hanya seharga Rp50.000 per tahun! Kabar baiknya, paket ini memberikan kalian bonus 1 domain .blog dan 1 cloud mail secara cuma-cuma. Kurang apa, coba?
Bagaimana, sudah jelas? Kalau belum, silakan teliti kembali infografis di bawah ini, ya!


Kedua, performa tangguh. Jagoan Hosting menggunakan CloudLinux yang memberikan jaminan kestabilan website kalian. Selain itu, teknologi ini juga membuat laman website menjadi lebih ringan, tangguh, dan aman.
Selain itu, paket hosting di Jagoan Hosting juga dilengkapi dengan LiteSpeed Cache yang akan membantu otak laptop atau komputer kalian mencerna memori secara cepat. Alhasil, loading time website akan meningkat hingga mencapai 90%.
Kapasitasnya bagaimana? Tentu saja lumayan besar. Baik paket Hosting Kece maupun Blogger Kece, keduanya memiliki ruang penyimpanan sebesar 200 mega byte. Rentang bandwidth pun mencapai 2,5 giga byte. Menurut saya, jumlah tersebut sudah lebih dari cukup bagi kalian yang sekadar ingin merangkai kata di website.
Masih belum cukup? Tenang. Bagi kalian yang tidak paham cara mengembangkan website, Jagoan Hosting juga punya solusinya. Sebab paket website di Jagoan Hosting telah terintegrasi dengan WordPress. Tidak perlu paham coding, kalian bisa langsung memiliki website berpenampilan menarik.


Ketiga, aman dan nyaman. Setiap hal yang berkaitan dengan teknologi digital, ihwal keamanan sangatlah penting. Mengapa? Sebab kita tidak ingin data-data yang disimpan dalam hosting tiba-tiba hilang tanpa bekas.
Bersama Jagoan Hosting, kalian tidak perlu khawatir hal ini terjadi. Sebab Jagoan Hosting memiliki fitur back-up harian, SSL Certified, Virus Scanner, Full Managed DNS, FTP Upload, Multi PHP Version, dan phpMyAdmin. Seluruh data yang tersimpan di website, akan aman sentosa. Kalian cukup memikirkan konten yang positif, Jagoan Hosting akan menjaganya baik-baik.
Aman sudah. Sekarang tinggal kenyamanan. Jagoan Hosting membuka layanan pelanggan hingga 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Bila ada kendala atau hal apapun yang ingin ditanyakan, customer service dan teknisi profesional Jagoan Hosting akan siap siaga membantu kalian.
Untuk urusan bayar-membayar, Jagoan Hosting juga memberikan kenyamanan untuk kalian. Sebab pilihan metode pembayaran yang tersedia sangat variatif. Kalian bisa membayar tagihan lewat bank (BCA dan BNI), uang elektronik (Go-Pay), kartu kredit, atau dengan uang tunai melalui kasir Indomaret. Bagaimana? Enak, bukan?


Keempat, pilihan nama domain yang melimpah. Bagi seorang blogger atau digital entreprenuer, domain layaknya sebuah identitas. Domain yang baik dapat merepresentasikan ciri khas dari pemiliknya. Maka, memilih domain sama pentingnya dengan menentukan nama sebuah produk atau perusahaan. Bila namanya enak didengar, maka bisnis atau pageviews pun semakin laris.
Nah, di Jagoan Hosting, tersedia berbagai nama domain yang menarik. Ada com, blog, id, club, net, xyz, org, site, online, fun, asia, store, co, us, dan masih banyak lagi. Tinggal pilih sesuai kebutuhan kalian, Jagoan Hosting menyediakan semuanya.


Terakhir, terpercaya. Bila empat hal di atas belum juga membuat kalian yakin dengan Jagoan Hosting, maka ada satu keunggulan lagi. Jagoan Hosting telah dianugerahi beberapa prestasi mentereng di bidang bisnis internet.
CEO Jagoan Hosting Danton Prabawanto tercatat sebagai finalis Wirausaha Muda Mandiri tahun 2009 dari Bank Mandiri. Danton juga mendapat penghargaan yang serupa pada ajang lainnya, yakni Indonesia Small Medium Business Entreprenuer Award (ISMBEA) pada tahun yang sama. Selain itu, Jagoan Hosting juga dianugerahi Best Ecommerce pada ajang pemilihan website kreatif, Sparxup Awards 2011.


Nah, sederet prestasi tadi, tentu membuat kita yakin dengan keandalan Jagoan Hosting. Kita pun paham, bahwa deretan penghargaan tersebut bukanlah didapat dengan keberuntungan, melainkan kerja keras dan dedikasi tinggi. Singkat kata, pembuktian tersebut menjadi tanda bahwa Jagoan Hosting adalah penyedia hosting yang terpercaya.
Akhir kata, supaya tambah yakin, segera kunjungi website Jagoan Hosting di sini. Kalian juga bisa menyimak testimoni Rifky Setyan Ananta, pemilik dewihijab.com yang sukses meroketkan bisnisnya bersama Jagoan Hosting lewat video di bawah ini.




“Mas, jadi apa yang harus saya perbuat untuk menghasilkan tulisan dan konten yang menarik?” tanya salah satu peserta. Pertanyaan itu merupakan pamungkas sesi tanya jawab sekaligus mengakhiri rangkaian presentasi saya pada hari itu.
“Kuncinya, jujur pada diri sendiri,” tutur saya memulai jawaban. “Saya yakin, sebenarnya kita sendiri paham, apakah tulisan kita sudah baik, benar, dan menarik. Tatkala bersumber dari hati dan pikiran yang ikhlas, serta didukung oleh kemauan memilih kata yang baik dan benar, saya yakin tulisanmu sudah menarik.”
“Yang jadi masalah hanya satu. Sudikah kalian membuka KBBI tatkala menganggit tulisan? Maukah kalian mencari padanan kata atau thesaurus supaya runtutan paragraf tidak membosankan?” Saya balas dengan pertanyaan supaya ia bisa tergugah untuk berpikir sejenak.
“Singkat kata, kalian harus bisa menempatkan kemauan di atas kemalasan. Karena sesungguhnya, hanya satu yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kekeliruan pada tulisan kita. Yaitu penyakit naluriah bernama malas. Itu saja,”
***
Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Review #SobatJagoan edisi Maret 2019 yang diselenggarakan oleh Jagoan Hosting.
Foto, gambar, ikon, vektor, dan grafis bersumber dari koleksi pribadi, Jagoan Hosting, dan situs langganan berbayar Envato Market, di mana penulis terdaftar sebagai anggotanya dan memiliki hak untuk menggunakannya. Setiap gambar yang ditampilkan dalam artikel ini diolah secara mandiri oleh penulis. Sedangkan video bersumber dari saluran YouTube Jagoan Hosting.